S K B – Pendidikan Anak Usia (PAUD) Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, menggelar pertemuan bersama wali murid sekaligus rapat awal Tahun Pelajaran 2026/2027, di PAUD setempat, Jumat, 10 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi agenda perdana sebelum dimulainya proses pembelajaran. Selain memperkenalkan program sekolah kepada orang tua, pertemuan juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 13-16 Juli 2026.
Koordinator PAUD SKB Intan Chandra Dewi, S.Pd, mengatakan rapat awal tahun merupakan momentum penting untuk membangun kesamaan persepsi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak selama mengikuti pendidikan di PAUD.
“Melalui pertemuan ini kami menyampaikan program-program PAUD selama satu tahun pelajaran sekaligus menjelaskan teknis pelaksanaan MPLS. Dukungan dan kerja sama orang tua sangat penting agar anak dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara nyaman dan menyenangkan,” ujarnya.

Intan menjelaskan, pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027, PAUD SKB menerima sebanyak 25 peserta didik baru. Seluruh peserta didik tersebut akan mengikuti rangkaian MPLS sebagai tahap awal mengenal lingkungan belajar, para guru, teman sebaya, serta berbagai aktivitas yang akan dijalani selama bersekolah.
Menurutnya, MPLS pada jenjang PAUD memiliki peran penting dalam membangun rasa aman dan percaya diri anak saat memasuki dunia pendidikan. Karena itu, seluruh kegiatan disusun dengan pendekatan yang ramah anak melalui permainan edukatif, bernyanyi bersama, pengenalan lingkungan sekolah, pembiasaan hidup bersih, hingga aktivitas motorik yang menyenangkan.
“MPLS bukan hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi langkah awal membangun rasa senang anak untuk datang ke sekolah. Ketika anak merasa bahagia, mereka akan lebih mudah berinteraksi, belajar, dan mengembangkan potensinya,” katanya yang didampingi tenaga pengajar PAUD Anggraini, S.Pd itu.
Ia mengatakan, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak dapat dilepaskan dari sinergi antara satuan pendidikan dan keluarga. Oleh sebab itu, rapat awal tahun menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi serta menyamakan komitmen dalam memberikan pendampingan terbaik bagi anak selama proses belajar.
“Pelaksanaan SPMB pada jenjang PAUD bukan sekadar proses penerimaan peserta didik baru, melainkan awal dari terbentuknya kemitraan antara sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” kata dia.
Melalui MPLS, ia berharap seluruh peserta didik baru memperoleh pengalaman pertama yang menyenangkan di sekolah. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menumbuhkan karakter positif, kemandirian, rasa ingin tahu, serta kecintaan anak terhadap proses belajar sejak usia dini. (INTAN)
