S K B – Gelak tawa dan wajah ceria mewarnai hari terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandar Lampung, Kamis, 16 Juli 2026.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan selama empat hari sejak Senin, 13 Juli 2026, para peserta didik baru menutup MPLS dengan suasana hangat melalui kegiatan menonton bersama (nobar) dan makan bersama di lingkungan PAUD.
Kegiatan penutupan tersebut menjadi momen yang paling dinanti anak-anak. Mereka tampak antusias menikmati tayangan edukatif bersama teman-teman dan para guru, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan antara peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
Sepanjang pelaksanaan MPLS, peserta didik dikenalkan dengan lingkungan sekolah melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan, mulai dari senam bersama, permainan edukatif, pengenalan ruang belajar, hingga pembiasaan hidup bersih, disiplin, dan mandiri. Seluruh kegiatan dikemas dengan pendekatan belajar sambil bermain sehingga anak-anak dapat beradaptasi dengan nyaman tanpa merasa terbebani.

Baca juga: Hari Ketiga MPLS, Keceriaan Warnai Aktivitas Anak-anak PAUD SKB Bandar Lampung
Koordinator PAUD SKB, Intan Chandra Dewi, S.Pd, mengatakan penutupan MPLS sengaja dirancang menjadi pengalaman yang menyenangkan agar anak-anak memiliki kesan positif terhadap sekolah sejak hari pertama mereka menempuh pendidikan.
“Kami ingin menghadirkan suasana sekolah yang ramah dan menyenangkan. Karena itu, pada hari terakhir MPLS kami mengajak anak-anak menonton bersama dan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan. Harapannya, mereka semakin percaya diri, nyaman berada di sekolah, serta semakin bersemangat untuk belajar bersama teman-temannya,” ujar Intan.
Menurutnya yang kesempatan itu didampingi tenaga pengajar PAUD Anggraini, S.Pd dan Machjurisia Arini, S.E, MPLS di PAUD bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi proses awal membangun karakter, rasa aman, serta kedekatan emosional antara peserta didik dengan guru.
“Empat hari pelaksanaan MPLS berjalan dengan sangat baik. Anak-anak mulai mengenal guru, teman-teman baru, serta berbagai aktivitas di sekolah. Kami bersyukur mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan,” katanya.

Baca juga: MPLS PAUD SKB Bandar Lampung Dimulai, Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama
Ia menjelaskan, seluruh kegiatan selama MPLS mengedepankan prinsip pembelajaran yang ramah anak, sehingga setiap peserta didik diberikan kesempatan untuk berinteraksi, bereksplorasi, dan mengekspresikan diri sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
“MPLS ini mampu membuat anak-anak lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Bahkan, banyak peserta didik yang pulang dengan membawa cerita menyenangkan dan mengaku tidak sabar untuk kembali belajar keesokan harinya,” kata dia. (*)
