S K B – Suasana ceria mewarnai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru di Pendidikan Anak Usia Dni (PAUD) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandar Lampung, Senin, 13 Juli 2026.
Puluhan anak didampingi orangtua masing-masing tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan pengenalan sekolah yang akan berlangsung selama empat hari, hingga 16 Juli 2026.
Kegiatan diawali dengan penyambutan peserta didik baru, perkenalan guru, permainan edukatif, serta pengenalan lingkungan belajar yang dirancang menyenangkan agar anak-anak merasa nyaman memasuki dunia pendidikan.
Penilik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Rusminah, S.Sos., M.M, yang meninjau langsung pelaksanaan MPLS berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
“Mudah-mudahan anak-anak kita kelak menjadi generasi yang hebat, saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” ujarnya.

Rusminah juga mengapresiasi keterlibatan orangtua yang mendampingi anak-anak pada hari pertama sekolah. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam membangun rasa percaya diri dan semangat belajar peserta didik.
“Semoga anak-anakku semua dapat tumbuh menjadi pribadi yang gemar belajar, berilmu, berprestasi, dan sukses di masa depan,” kata dia.
Sementara itu, Koordinator PAUD, Intan Chandra Dewi, S.Pd, mengatakan seluruh persiapan MPLS telah dilakukan secara matang dengan melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan agar kegiatan berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Menurutnya, materi MPLS untuk peserta didik PAUD disusun sesuai karakteristik anak usia dini. Selama empat hari, peserta didik akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah, ruang kelas, guru, teman sebaya, serta berbagai aturan sederhana yang berlaku di sekolah.
Selain itu, anak-anak juga akan mengikuti kegiatan pembiasaan hidup bersih dan sehat, belajar mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan antre, berbagi dengan teman, serta membangun sikap mandiri melalui berbagai permainan edukatif dan aktivitas kreatif.
“Tujuan MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membantu anak-anak beradaptasi dengan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan senang datang ke sekolah setiap hari,” kata dia yang didampingi tenaga pengajar PAUD Anggraini, S.Pd dan Machjurisia Arini, S.E, itu.
Melalui MPLS yang ramah anak, ia berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal teman-teman baru, serta menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini sebagai bekal menuju jenjang pendidikan berikutnya. (*)
