S K B – Di balik keberlangsungan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A di Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandar Lampung, terdapat peran strategis seorang koordinator bernama Nurih Huda, S.H. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengemban amanah tersebut, ia menjadi penghubung antara perencanaan, pelaksanaan, hingga keberhasilan program yang dijalankan.
Dalam kesehariannya, ia memastikan seluruh proses pembelajaran berjalan efektif dan terorganisir. Ia mengelola berbagai aspek penting, mulai dari penyusunan jadwal, koordinasi dengan para tutor, hingga pemantauan keaktifan dan perkembangan peserta didik. Baginya, setiap peserta didik yang mengikuti Paket A memiliki tujuan yang sama, yakni ingin menyelesaikan pendidikan dasar yang sempat tertunda.
Dengan pendekatan yang tegas namun tetap bijaksana, ia terus mendorong peserta didik untuk tetap konsisten dalam belajar. Ia menyadari bahwa tantangan dalam pendidikan kesetaraan tidaklah sederhana, sehingga dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan perhatian yang berkelanjutan. Karena itu, ia tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan motivasi agar peserta didik tetap percaya diri dalam menjalani prosesnya.
Peran Nurih Huda juga tampak dalam upayanya menjaga kualitas pembelajaran. Ia aktif berkoordinasi dengan para tutor agar materi yang disampaikan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Lingkungan belajar pun diupayakan tetap kondusif, sehingga peserta didik merasa nyaman dan termotivasi untuk hadir serta mengikuti kegiatan hingga tuntas.
Dengan komitmen yang kuat, ia terus mengarahkan program Paket A agar mencapai tujuan utamanya, yaitu mengantarkan peserta didik hingga berhasil memperoleh ijazah. Lebih dari itu, ia ingin memastikan bahwa setiap lulusan membawa bekal kepercayaan diri dan harapan baru untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya. (*)
