G
N
I
D
A
O
L

Peserta Didik PAUD SKB  Semarakkan Gebyar PAUD Bandar Lampung 2026


S K B – Sejumlah peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandar Lampung turut ambil bagian dalam kegiatan Gebyar PAUD Kota Bandar Lampung 2026 yang digelar di Graha Mandala Alam, Kamis, 11 Juni 2026.

Dengan penuh keceriaan, para peserta didik PAUD SKB Bandar Lampung tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia. Kehadiran mereka bersama ratusan peserta dari berbagai lembaga PAUD lainnya menambah semarak suasana acara yang dipenuhi keceriaan dan gelak tawa anak-anak.

Sejak pagi, para peserta didik mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif yang menjadi bagian dari Gebyar PAUD 2026, mulai dari kegiatan mewarnai, mendengarkan dongeng, bermain di zona playland, mengikuti aktivitas literasi, menikmati wahana dolanan bocah, hingga menyaksikan berbagai penampilan seni yang menghibur.

Koordinator PAUD SPNF SKB Kota Bandar Lampung, Siti Maryam, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak karena memberikan kesempatan untuk berinteraksi, berekspresi, dan mengembangkan kreativitas di luar lingkungan kelas.

“Anak-anak sangat senang mengikuti Gebyar PAUD tahun ini. Mereka terlihat antusias sejak berangkat hingga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain menjadi sarana rekreasi edukatif, kegiatan ini juga melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan bersosialisasi anak dengan teman-teman dari berbagai lembaga PAUD di Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Menurut Siti Maryam, keikutsertaan peserta didik PAUD SKB Bandar Lampung yang dampingi gurunya  Machjurisia Arini, S.E, itu merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini.

Ia menilai kegiatan seperti Gebyar PAUD memiliki manfaat besar dalam mendukung tumbuh kembang anak karena menghadirkan suasana belajar yang tidak terbatas di ruang kelas. Melalui berbagai permainan dan aktivitas kreatif, anak-anak dapat mengasah motorik, kemampuan komunikasi, imajinasi, serta rasa percaya diri.

“Kami melihat anak-anak begitu menikmati setiap kegiatan. Ada yang sangat antusias saat mewarnai, ada yang aktif bertanya ketika mendengarkan dongeng, dan ada pula yang berani tampil bersama teman-temannya. Pengalaman seperti ini sangat baik untuk mendukung perkembangan mereka,” katanya.

Siti Maryam berharap kegiatan Gebyar PAUD dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat positif bagi perkembangan sosial dan emosional peserta didik.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin karena tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat semangat belajar mereka. Melalui kegiatan yang menyenangkan, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang ceria, kreatif, mandiri, dan berkarakter,” tuturnya. (INTAN)

Baca juga: Gebyar PAUD 2026 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Bandar Lampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *