S K B – Suasana belajar di PAUD SKB Kota Bandar Lampung kelas Bintang Kecil berlangsung ceria, Rabu, 21 Oktober 2026. Di sela-sela pembelajaran, siswa-siswi mengikuti permainan edukatif “Konsentrasi Yuk! Tebak Anggota Tubuh” yang dipandu guru PAUD, Anggraini, S.Pd.
Permainan sederhana tanpa alat bantu itu mengundang antusiasme anak-anak. Mereka diminta menyentuh anggota tubuh sesuai kata yang diucapkan guru, mulai dari mulut, hidung, telinga, hingga mata.
Namun, permainan menjadi semakin seru ketika Anggraini mulai memberikan instruksi yang mengecoh. Saat menyebut “mulut”, misalnya, guru justru memegang telinga. Anak-anak pun ditantang untuk tetap mengikuti kata-kata yang didengar, bukan meniru gerakan gurunya.
Tantangan tersebut menghadirkan beragam ekspresi lucu. Ada anak yang berhasil menjawab dengan gerakan tepat, sementara lainnya sesekali terkecoh dan tertawa bersama teman-temannya. Suasana kelas pun dipenuhi keceriaan tanpa menghilangkan tujuan utama kegiatan, yakni melatih konsentrasi dan fokus anak.
Koordinator PAUD SKB Bandar Lampung, Intan Chandra Dewi, S.Pd, menjelaskan bahwa permainan edukatif seperti ini menjadi salah satu cara untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini.
Melalui permainan tersebut, anak-anak tidak hanya belajar mengenali anggota tubuh, tetapi juga berlatih mendengarkan instruksi, memahami kata-kata, mengendalikan gerakan, dan mengambil keputusan secara tepat.
Kegiatan ini juga, kata dia, menjadi selingan yang bermanfaat di antara proses pembelajaran. Anak-anak dapat kembali bersemangat setelah mengikuti aktivitas belajar, sekaligus mengisi waktu sebelum pelajaran dimulai atau setelah kegiatan utama berakhir.
Dalam permainan itu, guru juga mengajak anak-anak mengenali fungsi anggota tubuh. Mulut digunakan untuk berbicara, telinga untuk mendengar, dan setiap bagian tubuh memiliki fungsi yang perlu disyukuri serta dijaga.
“Wah, tadi siapa yang terkecoh? Tidak apa-apa, besok kita belajar lebih fokus lagi,” menjadi pesan penyemangat dalam permainan tersebut.
Melalui pendekatan belajar sambil bermain, katanya, PAUD SKB berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan dunia anak. Aktivitas sederhana ini menunjukkan bahwa melatih konsentrasi tidak harus dilakukan melalui kegiatan yang kaku, tetapi dapat dibangun melalui permainan interaktif, tawa, dan kebersamaan.
“Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Mereka tidak hanya pulang membawa keceriaan, tetapi juga memperoleh latihan penting untuk lebih fokus, mengenal tubuh, dan mengikuti arahan dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia. (ARINI)
